Integrasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sunda dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Sastra di Sekolah Dasar
Abstract
Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguasaan kemampuan berbahasa, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya bangsa. Salah satu pendekatan yang memiliki potensi besar dalam mencapai tujuan tersebut adalah pendekatan sastra, khususnya dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai kearifan lokal budaya Sunda dapat diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pendekatan sastra di Sekolah Dasar. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi yang berpengaruh pada sistem pendidikan. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti gotong royong, hormat kepada orang tua, rendah hati, dan rasa tanggung jawab sosial dapat dimasukkan dalam teks sastra lokal seperti dongeng, fabel, dan cerita rakyat Sunda. Pembelajaran yang mengangkat kekayaan budaya lokal tidak hanya meningkatkan daya tarik siswa terhadap materi, tetapi juga memperkuat identitas dan karakter anak sejak dini. Strategi implementasi dapat dilakukan melalui pemilihan bahan ajar yang relevan, kegiatan membaca nyaring, diskusi nilai, hingga penugasan menulis ulang cerita rakyat Sunda dengan gaya bahasa sendiri. Kajian ini merekomendasikan penguatan peran guru dalam mengembangkan materi ajar berbasis lokal serta perlunya dukungan kurikulum yang memberi ruang pada muatan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar
References
Anisah, N., & Nugraha, R. (2021). Pendekatan Sastra dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 9(1), 88–97.
Arifah, N., & Prasetyo, H. (2022). Kompetensi Guru dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan dan Budaya Daerah, 4(1), 57–69.
Fadilah, N. (2022). Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal dalam Kurikulum Merdeka. Yogyakarta: Deepublish.
Fitria, L., & Handayani, M. (2023). Penguatan Empati dan Moral Siswa Melalui Sastra Anak Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan dan Humaniora, 5(1), 58–70.
Hatima, Y. (2025). Integrasi Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Menumbuhkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 24-39.
Hatima, Y. (2025). Sastra Anak sebagai Sarana Penguatan Karakter dan Kreativitas di Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran, 1(2), 40-48.
Hatima, Y. (2025). Hubungan Antara Minat Baca dan Kemampuan Apresiasi Sastra pada Siswa Kelas V SDN 2 Bojongmenteng Kabupaten Lebak. Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran, 1(1), 124-135.
Hermawan, D. (2022). Peran Cerita Rakyat sebagai Media Literasi Budaya dan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Sastra dan Pendidikan Karakter, 4(1), 33–44.
Hidayat, A. (2023). Pendidikan dan Kearifan Lokal: Menjaga Budaya di Era Global. Bandung: CV Pustaka Mandiri.
Kemendikbudristek. (2021). Panduan Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Literasi dan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka: Panduan Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lestari, N., & Hanafiah, R. (2022). Pengaruh Teks Sastra Lokal terhadap Minat Baca dan Keterlibatan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Bahasa, 6(1), 74–86.
Maulana, R., & Widyastuti, S. (2022). Sastra Anak sebagai Media Pengembangan Empati Sosial di Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 8(2), 101–113.
Mulyana, A. (2023). Internalisasi Nilai Budaya Lokal dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kearifan Lokal, 5(1), 45–56.
Nugroho, D., & Fitriani, R. (2021). Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Indonesia melalui Cerita Rakyat Lokal. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 9(2), 115–125.
Nugroho, D., & Fitriani, R. (2021). Meningkatkan Minat dan Keterlibatan Siswa Melalui Cerita Rakyat Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 11(2), 203–215.
Pramudita, A., & Salsabila, I. (2023). Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Partisipasi dan Kreativitas Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(2), 119–131.
Rahmat, A., & Kurniawati, S. (2023). Pengaruh Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Cerita Rakyat terhadap Kemampuan Literasi dan Moral Siswa SD. Jurnal Pendidikan Bahasa Nusantara, 7(2), 112–125.
Ramdhani, R., & Syahputra, R. (2020). Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Bahasa Berbasis Lokal. Jurnal Humaniora dan Budaya, 7(1), 44–52.
Ramdhani, R., & Syahputra, R. (2020). Penguatan Nilai Moral Anak Melalui Pembelajaran Sastra Lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 34–45.
Ramli, F., & Astuti, R. (2023). Kurikulum Merdeka dan Peluang Pengembangan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(1), 65–78.
Suhendi, D. (2023). Analisis Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Mengintegrasikan Muatan Lokal pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 10(1), 87–95.
Suhendi, D. (2023). Tantangan Implementasi Muatan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 10(1), 87–95.
Suryana, Y. (2021). Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Sunda. Bandung: Alfabeta.
Ummah, I., Saputra, E. E., Parisu, C. Z. L., & Wahyudi, A. V. (2022, December). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Pada Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis Komik Digital. In Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, Seni, dan Pendidikan Dasar (SENSASEDA) (Vol. 2, pp. 19-24).
Ummah, I., Saputra, E. E., & Ahmad, A. (2025). Integrasi Linguistik Dalam Pendidikan Multikultural Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(1), 20-33.
Ummah, I., & Saputra, E. E. (2025). Apresiasi Sastra Anak Di Sekolah Dasar: Paradigma Baru Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah dasar. PT. Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia.
Wijayanti, L., & Prabowo, A. (2022). Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Proyek dan Budaya Lokal dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Literasi Sekolah Dasar, 6(2), 121–134.
Yasmara, I., & Fitriana, D. (2023). Pelatihan Berbasis Budaya Lokal untuk Guru Sekolah Dasar: Studi Implementasi di Wilayah Pedesaan Jawa Barat. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 98–111.
Yulianti, R., & Surahman, M. (2022). Peran Cerita Rakyat sebagai Media Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Bahasa dan Sastra Anak, 6(1), 45–55.
Yulianti, R., & Surahman, M. (2022). Sastra Anak sebagai Media Penanaman Nilai Moral di Sekolah Dasar. Jurnal Bahasa dan Sastra, 10(1), 34–45.
Copyright (c) 2025 Yoma Hatima, Inayatul Ummah, Erwin Eka Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





