Integrasi Pembelajaran Remedial dan Tes Diagnostik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai konsep dari pembelajaran remedial dalam kaitannya dengan tes diagnostik. Penelitian ini penelitian studi kepustakaan yang membahas secara mendalam tentang pembelajaran remedial dan tes diagnostik. Berbagai referensi yang berkaitan dengan pembelajaran remedial dan tes diagnostik mulai dari buku, artikel penelitian, hingga pendapat pakar tentang hal tersebut menjadi sumber referensi dari penelitian ini. Pemahaman tentang pembelajaran remedial dan tes diagnostik yang belum secara menyeluruh dimengerti menjadi dasar peneliti untuk membahas hal tersebut agar para tenaga pendidikan dapat melaksanakan proses pembelajaran secara maksimal. Hasil kajian yang telah dilakukan tentang pembelajaran remedial dan tes dignostik adalah konsep dan pemberian pembelajaran remedial tidak dilakukan begitu saja. Perlu adanya dukungan dari tes diagnostik untuk mengetahui hal apa saja yang perlu untuk diberikan selama pembelajaran remedial dilakukan. Dengan demikian pemahaman peserta didik tentang materi yang diberikan akan dapat dipahami secara baik. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi seluruh tenaga pendidik untuk dapat memahamkan seluruh materi ajar kepada peserta didik.
References
Abbott, A. (2014). Digital paper: A manual for research and writing with library and internet materials. University of Chicago Press.
Abraham, B. (2019). Effective strategies in remedial instruction. Journal for Research Scholars and Professionals of English Language Teaching, 15(3).
Arifin, Z. (2013). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Roksadakarya
Bauman, K., & Tuzhilin, A. (2018). Recommending remedial learning materials to students by filling their knowledge gaps. MIS Quarterly, 42(1), 313–332.
Depdiknas. (2008). Sistem Penilaian KTSP; Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Remedial. In Dir. PSMA.
Hasibuan, N. (2014). Mengoptimalkan Hasil Belajar Melalui Pembelajaran Remedial. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9(2).
Hoxby, C. M. (2000). Peer effects in the classroom: Learning from gender and race variation. National Bureau of Economic Research Cambridge, Mass., USA.
Oyekan, S. O. (2013). Effect of diagnostic remedial teaching strategy on students’ achievement in biology. Journal of Educational and Social Research, 3(7), 282.
Putra, S. R. (2012). Desain Evaluasi Belajar Berbasi Kinerja. Jogjakarta: DIVA Press.
Sacerdote, B. (2001). Peer effects with random assignment: Results for Dartmouth roommates. The Quarterly Journal of Economics, 116(2), 681–704.
Suwarto. (2013). Pengembangan tes Diagnostik Dalam Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sutikno, M. S. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Prospect.
Waruwu, T. (2020). Identifikasi kesulitan belajar pada pembelajaran IPA dan pelaksanaan pembelajaran remedial. Jurnal Education and Development, 8(2), 285-285.
Zimmerman, D. J. (2003). Peer effects in academic outcomes: Evidence from a natural experiment. Review of Economics and Statistics, 85(1), 9–23.





