Kajian Teknis Penanganan Moisture Content Nikel Laterit di Stockyard pada Jetty Babarina PT. Ceria Nugraha Indotama Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara
Technical Study of Laterite Nickel Moisture Content Handling in Stockyard at Jetty Babarina PT. Ceria Nugraha Indotama Kolaka Regency Southeast Sulawesi Province
Abstract
PT. Ceria Nugraha Indotama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan yang berlokasi di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Moisture content adalah nilai berat air terkandung dalam contoh bijih nikel dengan berat kering bijih nikel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penanganan kadar air (moisture content) pada tumpukan bijih nikel laterit di area stockyard Jetty Babarina PT. Ceria Nugraha Indotama, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui observasi lapangan, pengambilan sampel, pengujian laboratorium, serta analisis data moisture content. Sampel diambil sebanyak 20 yang terdiri atas 10 sampel pada tumpukan sebelum dilakukan penanganan dan 10 sampel pada tumpukan setelah dilakukan penanganan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar moisture content rata-rata pada tumpukan sebelum dilakukan penanganan sebesar 44,67%, sedangkan pada tumpukan setelah dilakukan penanganan sebesar 31,07%, sehingga terdapat penurunan sebesar 13,60%, adapun standar moisture content pada PT. Ceria Nugraha Indotama 35%. Faktor utama yang menyebabkan kenaikan kadar air pada bijih nikel di stockyard antara lain kondisi cuaca (curah hujan tinggi), kondisi lantai stockpile yang cekung dan berlumpur, serta sistem drainase yang kurang optimal. Upaya penanganan dilakukan melalui penerapan treatment berupa buka-tutup terpal, pemadatan tumpukan, Perlapisan dasar/lantai stockpile, dan proses pengeringan (drying). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan treatment tersebut efektif dalam menurunkan kadar air pada bijih nikel laterit di area stockyard, sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas bijih yang dikirim ke smelter.
Copyright (c) 2026 Lilis Lilis, Nurfasiha Nurfasiha, Hasriyanti Hasriyanti, Arif Arif, Rizki Kumalasari, Isram Yano Yatjong

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





