Kegiatan Melukis Abstrak Menggunakan Gundu untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini
Abstract
dengan perubahan yang ingin dicapai seperti yang telah dirancang pada faktor-faktor yang terdiri dari: Melaksanakan pembelajaran dengan melibatkan kegiatan melukis dengan media Gundu, melakukan pengamatan langsung (demonstrasi langsung). Hal ini untuk melihat kemampuan kreatif anak dalam melukis dengan media Gundu. Sudjana (1995: 133) dan Anto Dajan 1983, yang melibatkan delusi data temuan dengan menggunakan temuan kualitatif untuk menyetujui dan menyepakati suatu proses kegiatan yang dilakukan guru sebagaimana adanya. Untuk mengetahui peningkatan kreativitas melalui kegiatan melukis abstrak menggunakan gundu yaitu dengan menghitung jumlah siswa yang memperoleh nilai konversi 2,50 dan 4,00 atau jumlah siswa yang memperoleh nilai akhir BSB (berkembang baik) dan BSH (berkembang sesuai harapan),Keberhasilan kegiatan melukis abstrak menggunakan gundu secara klasikal mencapai 60% anak telah memperoleh nilai perkembangan BSB dan BSH pada siklus berikutnya, naik menjadi 86,7% anak telah memperoleh nilai perkembangan BSB + BSH Dengan demikian, sesuai dengan hasil yang diperoleh pada proses pembelajaran dan hasil tindakan menunjukkan cara melukis abstrak menggunakan gundu pada anak TK mengalami peningkatan.
References
Depdikbud. 1996. Model Pengembangan Motorik Anak Pra Sekolah. Bagian Proyek Olahraga Masyarakat. Direktorat Olahraga Masyarakat. Jakarta
Hurlock ,Elizabeth B.1999 Perkembangan Anank . Jilid 1 .Jakarta : Erlangga.
Hurlock ,Elizabeth B.1999.Perkembangan Anank . Jilid 2 .Jakarta : Erlangga
Parnadi Hajar . 2008 . Seni Keterampilan Anak .Jakarta : Universitas Terbuka
Slamet .Suyanto. 2005 .Strategi Pembelajaran Di TK. Jakarta Universitas Terbuka
Sudjana.1989.Dasar-Dasar Proses BelajarMengajar. Bandung.Sinar Baru Algasindo
Copyright (c) 2025 Rosnawati Rosnawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





