ANALISIS KUALITAS TEMPE DI PASAR BARUGA KENDARI

  • Rustan Ari
  • Hastian .
  • Ardy Yulistio Priambudi
Keywords: Kedelai, Tempe, Laru, Fermentasi, Pasar Baruga

Abstract

Pada umumnya masyarakat mengetahui tempe sebagai sumber protein. Selain protein, tempe juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin B12, B1, B2, niasin, magnesium, kalsium dan zat besi antioksidan  (isoflavon)  dan  ergosterol. Cara pembuatan tempe disetiap pengrajin tempe beragam dan perbedaan cara ini akan berpengaruh terhadap kualitas serta kandungan gizi tempe yang dihasilkan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  1 Mengetahui mutu  tempe yang beredar dipasar Baruga Kendari. 2 Mengetahui tahapan pembuatan yang dilakukan oleh setiap pengrajin pembuatan tempe

Dari pembahasan analisis kualitas tempe yang beredar di pasar Baruga Kendari serta industri pembuatan tempe di sentra industri tempe desa Lambusa diperoleh kesimpulan sebagai berikut:  1. Mutu tempe yang diproduksi oleh industri pembuatan tempe desa Lambusa yang dipasarkan di pasar baruga  Kendari memenuhi syarat  konsumsi dengan masih mas dalam ambang batas  standar  yang telah ditetapkan dalam SNI untuk produk tempe, 2 Tahapan pembuatan tempe  pada industri rumah tangga di desa Lmbusa Kecmatan Konda adalah sebagai berikut persiapan baku kedelai (kedelai inport), penyortiran dan Pencucian,  Perendaman, Perebusan, Perendaman dalam air  rebusan, Pengupasan kulit, Penyiraman dengan air  mendidih, Penirisan dan pendinginan, Inokulasi  Ragi, Pengemasan pada  plastik, Fermentasi, Pelubangan pada  kemasan plastik, Tempe yang siap  dipasarkan

Published
2020-01-20