https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/issue/feed Mining Science And Technology Journal 2026-01-20T10:50:16+00:00 Ir. Muh. Karnoha Amir.,S.T.,M.T karnohaamir020594@gmai.com Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><img style="float: left;" src="/public/site/images/admin/Logo_Mining.png">merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Sulawesi Tenggara yang berfokus pada penelitian mengenai perkembangan sains dan teknologi di bidang rekayasa pertambangan.&nbsp;<strong>Mining Science and Technology Journal</strong> menjadi sarana publikasi hasil penelitian bagi para akademisi, peneliti dan praktisi di bidang ilmu rekayasa pertambangan. Jurnal teknologi pertambangan diterbitkan Tiga (3) kali dalam satu (1) tahun yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Ruang Lingkup Kajian <strong>Mining Science and Technology Journal</strong> yaitu : Eksplorasi Pertambangan, Lingkungan Pertambangan, Ekonomi Mineral dan Batubara, Geomekanik/geoteknik Petambangan, Pengelolaan dan Pemurnian Mineral dan Batubara, Perencanaan Tambang, Peledakan Tambang, Konstruksi Pertambangan.</p> https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/1296 Analisis Biaya Produksi Penambangan Batu Gamping Pada PT. Diamond Alfa Propertindo Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara 2026-01-20T10:50:16+00:00 Ardian Andani ardiansamsung60@gmail.com Hasriyanti Hasriyanti ardiansamsung60@gmail.com Isramyano Yatjong ardiansamsung60@gmail.com <p>The research was conducted at PT. Diamond Alfa Propertindo in Central Buton Regency in the Gundu-Gundu village area with a land area of approximately 4,905 hectares. This study aims to analyze the production costs of limestone mining using descriptive quantitative methods through an analysis of the amount of explosives, data on the cost of explosives, data on fuel costs, data on operator costs, the number of mechanical tools, and the costs of crusher and workshop employees. The results of the study show the production costs of limestone mining incurred by PT. Diamond Alfa Propertindo in January 2025. The cost of drilling activities for 7 days in January 2025 was IDR 20,300,000, while the cost of blasting activities for 7 days in January 2025 was IDR 357,184,070. The costs incurred by PT. Diamond Alfa Propertindo for excavation activities during January 2025 amounted to IDR 168,000,000. The costs incurred by PT. Diamond Alfa Propertindo for loading activities during January 2025 amounted to IDR 168,000,000. The cost of transporting limestone incurred during January 2025 amounted to IDR 144,000,000. The total cost incurred in January 2025 amounted to IDR 234,000,000. The cost of 13 crusher employees in January 2025 was IDR 39,000,000. In January 2025, the cost of 17 workshop employees was 51,000,000. Therefore, the total cost of limestone mining production activities at PT. Diamod Alfa Propertindo in January 2025 was 1,181,484,070.</p> 2026-01-20T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/1307 The Analisis Biaya Pengupasan Overburden Dengan Menggunakan Alat Gali Muat Pada PT. Ceria Nugraha Indotama Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara 2026-01-20T10:50:16+00:00 afriansyah alfin afriansyah.student.usn@gmail.com Isramyano Yatjong afriansyah.student.usn@gmail.com Hasriyanti Hasriyanti afriansyah.student.usn@gmail.com <p>Penelitian ini dilakukan di PT. Ceria Nugraha Indotama, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, dengan tujuan menganalisis produktivitas dan biaya pengupasan overburden menggunakan excavator Komatsu PC 210. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, serta pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata cycle time excavator sebesar 17,12 detik dengan efisiensi kerja 72%. Produktivitas dua unit excavator Komatsu PC 210 mencapai 600,62ton/jam atau sekitar 118.563,96 ton per bulan. Estimasi biaya pengupasan overburden meliputi biaya sewa alat sebesar Rp.187.200.000 per bulan, biaya operasional sebesar Rp.82.855,670 per bulan dan sehingga total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp270.055,670 per bulan dan adapun biaya yang di rencanakan oleh perusahaan sebesar Rp.145.754.530. Faktor dominan yang memengaruhi besarnya biaya adalah konsumsi bahan bakar, efisiensi kerja alat, kondisi medan kerja dan keterampilan operator. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan perusahaan dalam pengendalian biaya dan peningkatan efisiensi operasional, serta memberikan kontribusi akademik bagi penelitian selanjutnya terkait analisis biaya dalam kegiatan pertambangan.</p> 2026-01-20T10:44:25+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/1316 Pengaruh Produktivitas Alat Terhadap Fuel Ratio Alat Gali Muat dan Alat Angkut pada PT. Bumi Karya Makmur Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara 2026-01-20T10:50:16+00:00 Asrat Yantono Asratyantono.student.usn@gmail.com Rina Rembah asratyantono.student.usn@gmail.com Isramyano Yatjong asratyantono.student.usn@gmail.com <p>Kolaka merupakan salah satu daerah penghasil nikel laterit terbesar di indonesia. Salah satu perusahaan yang menambang endapan nikel di Sulawesi Tenggara yaitu PT. Bumi Karya Makmur. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh produktivitas aktual dan simulasi terhadap nilai fuel ratio alat gali muat dan alat angkut pada pit penambangan. Penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber dalam penentuan nilai fuel rasio yang akan digunakan oleh perusahan atau dapat digunakan sebagai bahan untuk pembelajaran bagi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan observasi langsung di lapangan. Adapun produktivitas alat gali muat overburden sebesar 85.659,78 Ton/bulan, produksi alat gali muat ore sebesar 55.638,62 Ton/bulan dan 55.651,28 Ton/bulan, produksi alat angkut overburden sebesar 164.734,51 Ton/bulan, produksi alat angkut ore sebesar 69.962,07 Ton/bulan, dan produksi alat angkut barging sebesar 62.525,34 Ton/bulan. Fuel consumption alat gali muat overburden sebanyak 26,65 liter/jam, alat gali muat ore sebanyak 17,42 liter/jam 14,73 liter/jam, fuel consumption alat angkut overburden sebanyak 20,96 liter/jam, alat angkut ore sebanyak 8,62 liter/jam, dan alat angkut barging sebanyak 9,37 liter/jam. Nilai fuel ratio produksi ore sebesar 0,38 liter/ton, produksi overburden 0,16 liter/ton, dan 0,48 liter/ton untuk kegiatan barging. untuk melanjutkan penelitian ini, peneliti selanjutnya dapat mengambil beberapa judul seperti efisiensi kerja alat mekanis, faktor yang mempengaruhi nilai fuel rasio, optimasi penggunaan bahan bakar dan perbandingan nilai fuel rasio alat mekanis</p> 2026-01-20T10:46:42+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/1330 Kajian Potensi Sumberdaya Mineralisasi Emas Placer Pada Daerah Uluunggolaka, Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara 2026-01-20T10:50:16+00:00 Muh Rafiqurrahman muhrafiq092@gmail.com Syahrul Syahrul arulexplorer14@gmail.com Arif Arif arulexplorer14@gmail.com <p>Ulunggolaka adalah sebuah kelurahan yang secara administratif berada di kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah benar terdapat mineralisasis emas placer (placer gold) di daerah Ulunggolaka. Memetakan titik pengambilan sampel emas placer pada daerah tertentu yang kemungkinan memiliki endapan emas, srtam mengestimasi potensi sumber daya mineral emas placer yang terkandung didalamnya.Penelitian ini dilakukan melalui survei geologi lapangan, pengambilan sampel sedimen aluvial secara sistematis, dan analisis laboratorium. Pengambilan sampel dilakukan pada (dua titik yang dimana terdapat endapan yang sesuai dengan ciri-ciri endapan emas). Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian mengkonfirmasi kemungkinan adanya mineralisasi emas placer di daerah Ulunggolaka,. Hasil analis laboratorium menunjukan bahwa yang di dapatkan pada sampel tidak terdeteksi (invisible gold) secara rincih dan akurat, kemungkinan di karenakan adanya kesalahan dalam pengambilan sampel ataupun kekurangan faktor pendukung dalam pengambilan sampel tidak melalui kegiatan peneboran saat pengambilan sampel dan juga kendala cuaca pada saat penelitian berlangsung. Namun patut di duga adanya keterdapatan emas jika dilakukan penelitian dalaboratorium dengan metode yang lebih rincih (detail) dan akurat Jadi untuk mengatasi keterbatasan dalam pengambilan sampel dan kendala cuaca yang di hadapi, disarankan untuk menginplementasikan langkah-langkah yang lebih akurat untuk studi lanjutan, perubahan metode pengambilan sampel, pengambilan sampel volume besar, peningkatan strategi pemetaan dan penentuan titik, peningkatan kepadatan titik sampel, mitigasi kendala cuaca dan analisis laboratorium.</p> <p>Kata Kunci : emas, placer, ulunggolaka</p> <p>&nbsp;</p> 2026-01-20T10:48:12+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/1331 Studi Teknis Penambangan Bijih Nikel Laterit Pada PT. Sumber Bumi Putera (SBP) Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara 2026-01-20T10:50:16+00:00 Syahrul Syahrul arulgeos14@gmail.com Muhammad Raizil Pasaldi zoelvara2@gmail.com <p>PT. Sumber Bumi Putera merupakan perusahaan pertambangan yang berlokasi di desa puusuli, kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode penambangan yang digunakan dan tahapan penambangan yang dilakukan untuk memperoleh endapan bijih nikel laterit. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, pengambilan data primer (kondisi geologi) dan data sekunder (peta IUP, peta geologi regional, profil perusahaan), serta pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penambangan yang diterapkan adalah sistem tambang terbuka (surface mining) dengan metode open pit mining, dan tahapan penambangan meliputi pembersihan lahan (land clearing), perintisan jalan (pioneering), pengupasan tanah pucuk (stripping top soil), pengupasan tanah penutup (stripping overburden), penggalian (digging), pemuatan (loading), dan pengangkutan (hauling). Penelitian ini memberikan wawasan mengenai teknis tahapan penambangan endapan nikel laterit dan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.</p> 2026-01-20T10:49:36+00:00 ##submission.copyrightStatement##