http://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/issue/feed Jurnal Sultra Sains 2024-02-20T10:15:18+00:00 Rustan Ari arirustan67@gmail.com Open Journal Systems <p>Jurnal Sultra Sains adalah jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Sulawesi Tenggara, sebagai wadah untuk mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia dan keilmuan di bidang karya ilmiah bagi tenaga akademik dan praktisi khususnya bagi civitas akademika Universitas Sulawesi Tenggara. Dengan adanya jurnal ini diharapkan dapat dipergunakan oleh para mahasiswa dan dosen serta khalayak umum sebagai referensi untuk pengembangan IPTEKS (ilmu pengetahuan, teknologi dan seni) serta untuk kegiatan pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat.</p> http://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/article/view/430 Industri Kreatif Pengolahan Buah Nanas Menjadi Varian Keripik Dan Kerupuk Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan 2023-02-14T05:56:46+00:00 I Wayan Puguh wayanpuguh@gmail.com Haidir Amin haidiramin@gmail.com La Panga lapanga@gmail.com Ruksanan Ruksanan ruksanan@gmail.com Hastian Hastian hastian@gmail.com Erni Danggi ernidanggi@gmail.com Rustan Ari arirustan67@gmail.com <p>Nanas (Ananas comocus) mempunyai kandungan gizi yang tinggi yang mengandung radikal bebas merupakan produk hasil pertanian yang cukup potensial untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan sentuhan teknologi yang tepat, buah nanas dapat diolah menjadi produk-produk makanan olahan/awetan yang bergizi berupa produk olahan nanas yang disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa. Karena masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang diversifikasi pengolahan buah nanas menjadi produk olahan lanjutan maka diperlukan suatu kegiatan yang dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang produk olahan yang dapat dikembangkan dari buah nanas berupa keripik dan kerupuk nanas serta cara pengemasan sehingga nilai ekonomis buah nanas dapat ditingkatkan<br>Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah memperkenalkan dan memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat di Desa Laeya tentang teknologi pengolahan buah nanas menjadi produk olahan seperti kerupuk dan keripik , sehingga dapat meningkatkan masa simpan dan nilai ekonomis dari buah sedangkan manfaatnya bagi masyarakat dapat mengetahui dan menerapkan teknologi pengolahan buah nanas menjadi kerupuk nanas dan keripik nanas dan cara mengemasannya , sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan industry kecil dan industri rumah tangga di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kab. Konawe Selatan<br>Metode (1) memberikan ceramah dan mengajarkan kepada masyrakat tentang manfaat dan kegunaan kandungan gizi buah nanas dan olahannya bagi tubuh (2) memberikan pelatihan cara memilih buah nanas yang sesuai untuk diolah menggunakan alat alat yang sederhana, bahan yang mudah didapat dan teknologi yang sederhana .(3) memberikan pelatihan kepada masyarakat cara membuat keripik nanas, kerupuk nanas dan cara mengemas sehingga dapat meningkatkan daya jual dari buah nanas<br>Hasil yang dicapai meliputi (1) kerupuk dan keripik nanas, (2) rancangan kemasan (3) HAKI diagram alir pembuatan kerupuk dan keripik nanas, (4) Media online , (5) MOA Fakultas dengan Kepala Desa (6) Bahan Ajar. Kesimpulan dari program PKM yaitu (1) pengetahuan dan pemahaman masyarakat di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan meningkat pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk berbahan baku nanas menjadi kerupuk dan keripik nanas (2) Kegiatan dapat dikatakan berhasil, karena dapat terlaksana dengan baik dan respon masyarakat yang tinggi yang terlihat dari keaktifan peserta selama diskusi dan pelatihan berlangsung.</p> 2023-02-14T05:56:46+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/article/view/431 Kekuatan Calon Independen Di Tengah Pertarungan Dukungan Partai Politik 2023-02-14T06:00:32+00:00 Ales Ales Ales.bie021@gmail.com Amiruddin Amiruddin Amiruddin@gmail.com <p><em>The purpose of this study is to find out how the strength of independent candidates is in the midst of a battle for political party support and what are the factors that influence the vote acquisition of independent candidates in the 2020 simultaneous elections in the Konawe Islands Regency. Judging from the electability and political image of the independent candidate, this is quite good. This is of course seen from the public's response and also seen from the vote acquisition they have, which is 29% and another strength possessed by the independent candidate pair is to carry out a campaign directly by visiting homes. residents and also to several villages as well as indirect campaigns using social media to campaign and also create the FBW TV Channel to introduce themselves and seek support, this is a strength and differentiator from other candidates. Internal factors, namely the goals and Vision and Mission are quite good according to the community where this independent candidate is in making work programs by looking at what the community and millennials need, not only that the birthplace of this independent candidate is also a factor in the high vote acquisition. External Factors The image and reputation of these independent candidates is what differentiates them from the candidates promoted by political parties. Where this independent candidate is known to have good and populist characteristics and is also a former BAPPEDA whose policies are not so controversial in society and also the credibility of the independent candidate that is owned is no longer in doubt. the person is known to be both intelligent and also good at speaking and able to lead the Konawe Islands Regency.</em></p> 2023-02-14T06:00:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/article/view/433 KKN TEMATIK MEMBANGUN SARANA DAN PRASARANA PEDESAAN DENGAN KEMANDIRIAN DESA TOMBAWATU KEC. KAPOIALA KAB. KONAWE 2023-02-22T10:29:01+00:00 Sufrianto Sufrianto sufriantosaja@jurnal-unsultra.ac.id Andi Makkawaru makkawaru@gmail.com Catrin Sudardjat catrinsudardjat1958@gmail.com Haryono Haryono mrharyono70@gmail.com <p>KKN adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat, secara langsung mengidentifikasi dan menangani permasalahan masyarakat serta upaya meningkatkan isi dan bobot pendidikan bagi mahasiswa serta untuk mendapatkan nilai tambah yang lebih besar bagi pendidikan tinggi. Bagi perguruan tinggi penyelenggaraan KKN dilaksanakan dengan maksud meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan IPTEK dan Seni untuk melaksanakan pembangunan serta meningkatkan persepsi mahasiswa tentang relevansi antara materi kurikulum di kampus dengan realita pembangunan dalam masyarakat.<br>Tujuan dari KKN Tematik ini adalah membuat perencanaan pembangunan pedesaan bidang sarana dan prasarana fisik yang nantinya dapat digunakan untuk pengusulan melalui dana desa, sehingga aparat desa akan merasa terbantu.<br>Dari hasil identifikasi permasalahan yang ada di Desa Tombawatu dapat disimpulkan bahwa desa Tombawatu sangat membutuhkan sarana dan prasarana pendukung untuk kegiatan perekonomian yaitu pembuatan pagar Balai Desa, Bak Sampah dan Site Plan perpipaan. Kami telah memenuhi semua yang dibutuhkan sesuai rencana kerja yang telah disepakati, Adapun kegiatan sosial dan tambahan yang kami lakukan semata-mata untuk membantu masyarakat Desa Tombawatu agar bisa meningkatkan perekonomian</p> 2023-02-22T10:29:01+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/article/view/575 ANALISIS KUALITAS MADU PRODUKSI KELOMPOK PETERNAK LEBAH TRIGONA DI DESA WATABENUA KABUPATEN KONAWE SELATAN 2024-02-20T10:15:18+00:00 Erni Danggi ernidanggi2@gmail.com <p><em>Lebah trigona (Ordo Apidae, Subordo Meliponinae) merupakan lebah tanpa sengat (stingless bee) yang banyak ditemukan di In</em><em>donesia</em><em>, dan mulai dibudidayakan termasuk di Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara khususnya di desa Watabenua. </em><em>Tujuan penelitian ini </em><em>untuk mengetahui </em><em>kualitas madu dengan mengukur </em><em>total </em><em>padatan terlarut, kadar air, pH dan </em><em>nilai organoleptik hedonik </em><em>terhadap warna, aroma, rasa, dan kekentalan madu lebah Trigona yang dihasilkan.</em></p> <p><em>Pada penelitian ini diketahui </em><em>Nilai Total Padatan Terlarut rata-rata adalah 72,53 <sup>0</sup>Brix. Nilai Kadar air rata-rata cukup tinggi yaitu adalah 26,3% jika dibandingkan dengan persyaratan SNI tidak lebih dari 22%. </em><em>Nilai pH rata-rata madu trigona adalah 3,9 yang menunjukkan kesesuaian dengan pH yang ditetapkan World Honey Standar yaitu berkisar 3.2-4.5</em><em>, </em><em>Pengujian organoleptik tingkat kesukaan terhadap rasa adalah berkisar 4,2 sampai 4,8, (agak suka hingga cenderung suka),&nbsp; warna berkisar antara 4,6 hingga 4,7 (cenderung suka). terhadap aroma berkisar antara 4,6 sampai dengan 5 (cenderung suka hingga suka), kekentalan madu Trigona berkisar 4,06 sampai 4,9 (agak disukai hingga cenderung suka). </em></p> 2024-02-20T10:15:18+00:00 ##submission.copyrightStatement##