Peningkatan Aktivitas Belajar dengan Model Jigsaw

  • Baqi Nurul Hakkurahmy SMKN 1 Samarinda
Keywords: Aktivitas, belajar, model jigsaw

Abstract

Pendidikan adalah upaya terus menerus dan tidak pernah berhenti yang harus dilaksanakan, baik itu oleh seorang individu maupun institusi. Setiap individu maupun institusi selalu menjadikan pendidikan ini sebagai suatu keharusan yang diterima oleh semua pihak. Pendekatan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dan deskriptif. Penelitian ini disusun untuk memecahkan masalah apakah penggunaan pembelajaran model Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di SD Negeri 008 Sungai Kunjang Samarinda pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata aktivitas siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebelum penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sangat rendah yaitu 3.5%. Skor rata-rata aktivitas belajar siswa setelah dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mengalami peningkatan dari siklus pertama sampai kedua diperoleh rata-rata kenaikan 7.5% sedangkan dari siklus kedua setelah dilakukan tindakan ketiga memperoleh kenaikan menjadi 9.5%. Jadi Implementasi metode kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat efektif digunakan. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pelajaran.

References

Arikunto, S, dkk. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Abu, A., dkk., (2001). Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Dalyono, M. (2007). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Depag RI. (2002). Standar Kompetensi Madrasah Tsanawiyah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Departemen Agama Republik Indonesia. (1999). Al-Qur’an dan Terjemahan. Jakarta: CV. Semarang Mandiri.

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Model-model Pembelajaran yang Efektif.

Elliot J. 2001. Action Research for Educational Change. Great Britain: Bidles Ltd.

Ghofar & Jamil. (2003). Reformasi Rancangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Pedoman Dosen, Guru dan Mahasiswa. Jakarta. Nurinsari.

Mahmud, dkk. (2009). Modul Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati.

Ruswandi, U., dkk. (2009). Teori Kepribadian dan Etika Guru. Bandung: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati.

Soeito, S. (1982). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Sudjarwo, dkk. (2007). Proses Pengajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sutikno, M. S. (2007). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Prospect.

Tafsir, A. (1992). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahidin. (2006). Pembelajaran Konvensional. Surabaya.

Published
2023-04-29
How to Cite
Hakkurahmy, B. (2023). Peningkatan Aktivitas Belajar dengan Model Jigsaw. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 3(1), 26-32. https://doi.org/10.54297/seduj.v3i1.469
Section
Articles