STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN HOTEL SUTAN RAJA DI KOTA KENDARI

  • Syamsuddin Syamsuddin
  • Sunaryo Sunaryo
  • La Ode Musa Rachmat
Keywords: Kelayakan, pembangunan, Hotel

Abstract

Hotel merupakan salah satu badan usaha akomodasi yang memanfaatkan sebagian ataupun seluruh bagiannya sebagai layanan jasa penginapan, layanan penyedia makanan dan minuman, serta berbagai macam jasa lainnya untuk masyarakat umum yang dikelola dengan cara komersial. Hotel Sutan Raja merupakan salah satu jenis hotel berbintang yang akan di bangun di kota Kendari dan diharapkan dengan adanya hotel ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Kendari. Membangun sebuah hotel berbintang di kota berkembang seperti Kendari bukanlah hal yang mudah, karena di dalam pembangunan suatu hotel juga harus tetap memperhatikan kelayakan pembangunan hotel tersebut, baik dari aspek pasar, finansial, maupun teknisnya.

Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan pembangunan Hotel Sutan Raja di Kota Kendari berdasarkan dari aspek pasar, teknis, dan finansial. Serta untuk mengetahui informasi dan masukan kepada pemilik apakah pembangunan Hotel Sutan Raja di Kota Kendari layak untuk dilaksanakan ditinjau dari aspek pasar, teknis, dan finansial.

Hasil aspek teknis menunjukkan bahwa pembangunan  Hotel Sutan Raja di Kota Kendari layak untuk dilaksanakan, karena memiliki lokasi yang strategis untuk melaksanakan suatu proyek investasi  usaha hotel, dengan jarak berada sekitar relatif dekat untuk menuju obyek  wisata dan tempat-tempat hiburan lainnya. Dari aspek pasar untuk didapatkan kamar hotel yang  tersewa pada hotel berbintang di Kota Kendari didapat bahwa jumlah  kamar hotel yang akan tersewa pada Hotel Sutan Raja Kota Kendari adalah sebanyak 12.370 unit per tahunnya dan akan mengalami peningkatan sebanyak 200-300 unit setiap tahunnya selama 25 tahun beroperasi. Penilaian kelayakan usulan proyek dilakukan analisis yaitu NPV dihasilkan Rp. 320,941,000,000.00  (NPV positif) sesuai yang diinginkan, BCR diperoleh 2.55 lebih besar dari 1, IRR diperoleh 26,512% lebih besar dari suku bunga komersil 12 %.

Published
2020-01-08